THIQSAN PHASE 2 · RELEVANSI & DAMPAK
Mulai dari masalah dunia nyata,
bukan dari formulir.
Industri, bisnis, pemerintah, masyarakat, professional bodies,
teknologi, dan AI menjadi sumber signal. THIQSAN menerjemahkan
signal tersebut menjadi capability yang perlu dibangun,
response perguruan tinggi, outcome yang dapat dibuktikan,
dan external validation.
NEED
Masalah dan kebutuhan dunia nyata.
CAPABILITY
Kemampuan yang benar-benar diperlukan.
RESPONSE
Respons akademik atau institusional.
OUTCOME
Hasil nyata, bukan hanya aktivitas selesai.
VALIDATION
Validasi industri dan pihak eksternal.
EVIDENCE
Bukti yang dapat ditelusuri dan digunakan ulang.
REFERENCE INDUSTRY 01
AI & Digital Technology
SPEED
Menguji kemampuan perguruan tinggi merespons perubahan
teknologi, tools, pekerjaan, dan capability yang berlangsung
sangat cepat.
REFERENCE INDUSTRY 02
Financial & Professional Services
TRUST
Menguji professional judgement, ethics, assurance, risk,
accountability, dan kemampuan manusia bekerja bersama AI.
REFERENCE INDUSTRY 03
Advanced Manufacturing / Automotive-EV / Electronics
EXECUTION
Menguji apakah capability menghasilkan improvement nyata
pada kualitas, produktivitas, biaya, operasi, dan inovasi.
Domain Expertise
Problem Solving & Analytical Thinking
AI, Data & Digital Capability
Judgement, Ethics & Assurance
Communication & Collaboration
Innovation & Execution
AI Impact pada setiap capability
AUTOMATE
Task semakin dilakukan AI.
AUGMENT
Manusia + AI menghasilkan performa terbaik.
HUMAN-LED
Judgement dan accountability tetap dominan.
EMERGING
Capability baru lahir karena AI.
Regulasi tetap wajib.
Namun THIQSAN menempatkannya sebagai mapping engine di belakang
aktivitas yang bernilai. Need, capability, response, outcome,
validation, dan evidence dapat dipetakan ke OBE, continuous
improvement, BAN-PT, LKPT, dan LED tanpa menduplikasi pekerjaan.