AI & Digital Technology
SPEEDMenguji apakah capability perguruan tinggi tetap relevan ketika teknologi, tools, dan pekerjaan berubah dengan sangat cepat.
THIQSAN menghubungkan kebutuhan industri, bisnis, pemerintah, masyarakat, profesi, dan perubahan artificial intelligence dengan capability yang harus dibangun oleh perguruan tinggi.
VALUE BEFORE COMPLIANCEUniversitas tidak perlu menghadapi puluhan menu pengelolaan. THIQSAN menjaga hubungan antara masalah dunia nyata, kemampuan, respons, hasil, validasi, dan bukti tetap sederhana.
Ketiganya menjadi stress test untuk memastikan THIQSAN tetap efektif menghadapi perubahan yang cepat, tuntutan trust, dan kebutuhan eksekusi nyata.
Menguji apakah capability perguruan tinggi tetap relevan ketika teknologi, tools, dan pekerjaan berubah dengan sangat cepat.
Menguji professional judgement, ethics, assurance, risk, accountability, dan kemampuan bekerja bersama AI.
Menguji apakah capability menghasilkan peningkatan nyata pada kualitas, produktivitas, biaya, operasi, dan inovasi.
THIQSAN membedakan task yang semakin dapat diotomatisasi dengan capability manusia yang tetap bernilai serta capability baru yang muncul karena artificial intelligence.
THIQSAN tidak mengabaikan peraturan pemerintah atau akreditasi. Outcome dan evidence dari kegiatan yang bernilai dipetakan kembali ke OBE, continuous improvement, regulasi, BAN-PT, LKPT, dan LED. Dengan demikian compliance menjadi hasil yang dapat ditelusuri, bukan pusat seluruh aktivitas perguruan tinggi.
Masuk ke workspace institusi ketika Anda sudah siap melakukan pekerjaan.